Janji Palsu Wayan, Bagian Dua

Hiburan —Selasa, 23 Nov 2021 14:59
    Bagikan  
Janji Palsu Wayan, Bagian Dua
pinterest

MANDALIKA, DEPOSTMANDALIKA.COM- Wayan, kamu dimana? Tanyaku dalam hati..

Aku dan semua orang cemas menanti kedatanganmu. Sudah 2 jam dan sama sekali belum ada tanda-tanda kehadiranmu maupun rombonganmu.

Tangisku pecah. Rasanya ingin sekali aku berlari dan mencari kamu. Tidak ada pikiran lain dalam otakku saat ini selain menunggu kehadiranmu.

Hari ini, kamu dan aku berjanji untuk saling bertukar surat cinta.  Ini adalah surat cinta pertamaku untukmu, dan surat cinta darimu untuk aku. Aku sangat bahagia, Wayan..

Seorang kerabatmu akhirnya datang, tapi.. Dimana kamu? Aku tidak melohat keberadaanmu, Wayan..

Baca juga: Mengenggam Janji Wayan, Bagian Satu

Wayan, kenapa kamu tega melakukan ini terhadapku? Seorang kerabat datang membawa kabar bahwa kamu dan rombongan mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju gereja.

Semua orang selamat, hanya kamu yang pergi. Kenapa Wayan? Kenpa? Kenapa kamu meninggalkanku dengan cara seperti ini?

Disaat semuanya sudah siap digelar. Semua sudah dipersiapkan dengan matang.

Aku sudah membaca suratmu. Romantis.. Sangat romantic untuk ukuranmu yang sangat dingin kepada wanita.

Baca juga: Sejarah dan Mitos Tentang Sadako, Gadis Jepang Berkekuatan Psikis

Tapi, aku tidak sanggup untuk  membaca suratmu. Aku membacanya, meremasnya, membuangnya ke sampah dan kemudian memungutnya lagi. Terus seperti itu, sepanjang malam.

Hari itu harusnya menjadi hari bahagia untuk kita, kini malah menjadi mimpi buruk buatku.

Wayan, kenapa? Kenapa Wayan? Kenapa!!!!

Aku terus bertanya. Aku tertidur di Kasur yang seharusnya menjadi tempat kita untuk bertukar cerita, memadu kasih.. Kini aku meniduri itu hanya sendirian..

Wayan, sungguh aku tidak sanggup untuk melanjutkan hidupku, bolehkah aku menyusulmu, Wayan? –zz-  

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait