Cerita Legenda dan Mitos dari Lombok dan Suku Sasak

Mystery —Jumat, 12 Nov 2021 13:59
    Bagikan  
Cerita Legenda dan Mitos dari Lombok dan Suku Sasak
Gunung Rinjani/Pinterest

MANDALIKA, DEPOSTMANDALIKA.- Membicarakan tentang mitos dan legenda yang ada di Ijdonesia memang tidak akan pernah ada ujungnya. Dari Sabang Hingga ke Merauke, semua tenpat pasti memiliki legenda dan cerita mitosnya masing-masing.

Cerita legenda dan mitos ini juga sangat di percaya oleh masyarakat-masyarakat sekitarnya. Tak terkecuali Lombok, Mandalika dan Suku Sasak. Yang sudah pasti memiliki cerita legenda dan mitos.

Berikut adalah beberapa legenda dan cerita mitos yang dipercaya oleh masyarakat Lombok dan Suku Sasak.

1. Putri Mandalika

Cerita Putri Mandalika ini sudah melegenda ke seluruh penjuru negeri. Legenda ini menceritakan tentang Seorang Putri cantic beranama Putri Mandalika yang rela mengorbankan dirinya dengan cara menyeburkan diri ke laut agar tidak terjadi peperangan antar kerajaan karena semua pria di pelosok negeri yang berlomba ingin memilikinya.

Demi menjaga kedamaian dari negerinya, Putri Mandalika rela bunuh diri dengan menyeburkan diri ke dalam laut dan berjanji akan menjadi jelmaan Nyale agar bisa di nikmati oleh seluruh masyarakat.

Baca juga: Mengenal Istilah Bucin dan Sisi Negatifnya Bagi Kehidupan

2. Dewi Anjani

Setelah itu ada Legenda tentang Dewi Anjani. Dewi Anjani dipercaya sebagai jelmaan ratu jin sakti yang menatp dan menjaga Gunung Rinjani. Dewi Anjani diketahui berupaya untuk meratakan bagian bumi Lombok dengan mesin keruknya yang berupa burung beberi. Setelah Bumi Lombok dianggap layak untuk dihuni, maka ratu jin atau Dewi Anjani akan berubah menjadi jelmaan manusia.

3. Segara Anak

Ada juga mitos tentang Danau Segara anak. Mitos ini berisi tentang Danau Segara Anak yang dipercaya sebagai tempat tinggal bangsa jin yang sangat banyak. Konon, jin yang bermukim di Danau Segara Anak adalah jin yang beragama islam. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, apabila danau ini terlihat luas, menandakan bahwa umur orang yang melihat itu masih panjang. Sebaliknua, jika kita melihat danau tampak sempit maka menandakan umur yang melihat pendek.

Pantangan ketika berada di sekitar danau itu adalah untuk tidak berhubungan suami-istri, jangan mengeluh, jangan berkata kotor dan kasar dan harus tetap sabar menghadapi semua perosalan yang ada.

4. Gunung Rinjani

Baca juga: Mitos Ouija, Papan yang Bisa Alat Komunikasi dengan Arwah

Menurut kepercayaan masyarakat sasal, Gunung Rinjani adalah singgasana dari Dewi Anjani yang dipercaya sebagai Ratunya para jin. Sebagian masyarakat percaya bahwa pemberian nama suku Sasak adaalah pemberian dari Dewi Anjani. Masyarakat juga percaya bahwa di Puncak Gunung Rinjani adalah tempat bersemayamnya Raja Jin, penguasa Gunung Rinjani, Dewi Anjani.

Dikisahkan bahwa Dewi Anjani adalah seorang putri raja yang tidak diizinkan menikah dengan kekasih pilihannya. Disuatu tempat mata air bernama Mandala, sang Ratu tiba-tiba saja menghilang dan dipercaya berpindah tempat dari alam nyata kea lam ghaib.

4. Makam/Kuburan

Masyarakat local Lombok percaya bahwa jika melakukan wisata harus dimulai dari makam yang dikeramatkan dan baru kemudian ke tempat wisata lainnya. Hal ini karena menurut kepercayaan masyarakat adalah untuk menghindarkan dari musibah yang akan terjadi dalam perjalanan. Beberapa makam yang dikeramatkan adalah Makam Loang Baloq. Makam Batu Layar, Makam Nyatuk, Makam Ketak, Makam Selaparang, Makam Tuan Guru Lopan dan beberapa makam lainnya.

Itu tadi adalah beberapa legenda dan mitos yang dipercaya oleh masyarakat Lombok. Alangkah baiknya kita untuk saling menghargai legenda dan mitos yang ada dengan tidak mengolok-olok dan tidak membicarakan hal yang tidak sepantasnya dibicarakan. –zz-

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait